BAHAN NGOBROL

Ada Udang di Balik Bakwan: COD Black Ops III

Anjirrrrrr…….setelah sebelumnya gue dibuat ngendon berlama-lama di depan komputer gara-gara Call of Duty Advance Warfare, sekarang giliran Call of Duty Black Ops III yang unjuk gigi, dan sepertinya akan membuat gue ngendon kembali. Semoga pantat dan mental gue kuat menghadapi guncangan Call of Duty yang memang memiliki gameplay dan feel sangat berbeda ketimbang Battlefield series (terutama yang klasik).

BTW, gue dulu fans Battlefield series yang akhirnya membelot ke Call of Duty gara-gara BF4 super caur. Enggak, gue enggak ngomongin masalah koneksi dan sistem yang sempet dialami para pemain ketika BF4 pertama kali launching. Tapi yang gue omongin adalah, betapa enggak balancenya peta dan sistem di BF4. Kenapa enggak balance? Well, bisa panjang abis kalau gue omongin di sini. Yang jelas gara-gara BF4, gue bertekat untuk berhenti membeli produk EA yang di judulnya ada kalimat Battle atau Field (halah).

Dari beberapa minggu yang lalu (lupa), semua orang berworo-woro masalah update Black Ops II melalui iklan bersnapchat. Setelah dibuka iklannya, enggak taunya ada teaser trailer Call of Duty Black Ops III. Wuihhhhhh…..mantep. Semua orang langsung mengira-ngira seperti apa jadinya Black Ops III.

FYI, kursi pengembangan Black Ops III dikembalikan ke Treyarch, itu menjelaskan sekali mengapa gambaran masa depan di Black Ops III sangat berbeda dengan gambaran masa depan di Advance Warfare.

Di bawah ini elu akan simak reveal trailer Black Ops III yang menggunakan musik Paint it Black-nya Rolling Stones. Dari trailer ini gue bisa mengambil kesimpulan. Satu! vertical battle di Black Ops III, sepertinya mix antara parkournya Titanfall dan Exonya Advance Warfare. Dengan mixup tersebut, semoga Black Ops III punya feel yang original.

Dua! Story Mode online CO-OP. Ini artinya sayonara buat para bajaker dan pak tani users. Semoga fitur ini enggak jadi bumerang. Masih inget dengan CO-OP super garingnya BF3? Demi mendapatkan beberapa senjata doang? Walaupun ada yang guna sih. Anyone? Sepertinya enggak ada yang inget betapa garingnya tu CO-OP.

Tiga! Beberapa kill streak (?) atau ability (?), memiliki efek yang sangat personal sekali. Mungkin idenya mencontek dari Advance Warfare yang kill streaknya sangat balance. Saking balancenya, sampai-sampai beberapa useless berat dan beberapa enak banget buat diabuse. Ada yang inget laser turret abuse? Berkali-kali gue hampir banting keyboard gara-gara nemu pemain yang gotong-gotong laser turret.

Empat! mode zombie yang mungkin gak meaning. Lima! Bakal ada robot atau AI yang mungkin ikutan di mode MP (mungkin niru modenya Titanfall). Enam! Launch datenya udah ditentuin dari sekarang. Yaitu tanggal 6 November 2015. Saatnya nabung guys.

My personal opinion about Black Ops III. Gue takut vertical battlenya sangat terbatas, mengingat gue gak terlalu seneng sama vertical battlenya si Titanfall yang ternyata lebih banyak horizontalnya ketimbang vertikalnya. Kita bisa lari di tembok, tapi larinya lempeng. Itu mah horizontal mas, bukan vertikal. Harusnya kita bisa lari di tembok dalam kondisi menanjak. Bukannya makin jatuh ke bawah. Apalagi gue udah kenal Exo Movement yang bikin battle di udara semakin “nggilani”. Semoga juga, Black Ops III menghadirkan senjata yang jauh lebih beragam ketimbang Advance Warfare.

Advertisements
This entry was published on April 26, 2015 at 7:04 pm. It’s filed under Game and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: