BAHAN NGOBROL

Top 5 Call of Duty: Advance Warfare Weapon

Well, udah lama banget rasanya sobat BANGO enggak menerima update baru dari sang empunya blog. Jujur saja, gue cukup sibuk sehingga akhirnya harus hiatus di BAHAN NGOBROL. Tapi mari lupakan sejenak segala dosa yang gue timbulkan saat hiatus. Karena sekarang BAHAN NGOBROL akan kembali aktif menemani para BANGO yang kesepian. Kebetulan gue lagi rajin abis main Call of Duty: Advance Warfare. Jadinya artikel kali ini dibuka dengan ulasan senjata terbaik di Call of Duty: Advance Warfare. Dimulai dengan Ball-27.

  1. Ball-27

Sebagai sebuah AR (Assault Rifle) Ball-27 memiliki segalanya. Walaupun sudah dinerf dengan diberi recoil yang cukup “hard”. Rate of fire Ball-27 tetap mengerikan untuk kelas AR. Bayangkan, sebuah AR yang mampu menyemburkan puluhan peluru dalam waktu sekejap saja (666-857 windup). Mungkin yang bisa nyamain cuman pompa air Shimitsu.

Bal-27

BAL-27

Dulu sebelum dinerf, semua orang memakai Ball-27 untuk setiap situasi. Dengan daya hantam AR dan rate of fire SMG, siapa sih yang enggak pengen menenteng Ball-27 ke medan pertempuran. Mana ini senjata default unlock lagi (bisa dipakai di level 1). Sayang, karena banyaknya protes dan input dari pemain, Sledge Hammer selaku pengembang COD:AW, memutuskan untuk menambahkan properti recoil ke Ball-27. Hasilnya? Menembakkan Ball-27 itu serasa megangin “asetnya” Duo Srigala yang lagi goyang drible. Asli lho recoilnya dan asetnya #eh.

Trvia: Magazine Ball-27 sangat mirip dengan magazine P90. Kemungkinan besar peluru disusun horizontal di magazine panjang tersebut. Jumlah peluru yang tidak sampai 50 mengindikasikan bahwa Ball-27 menggunakan kaliber AR yang lebih besar daripada kaliber PDW P90 (5.7x28mm). Jumlah peluru yang dianut cukup ganjil (32-48 extended), mengingatkan gue akan senapan-senapan buatan Israel.

  1. ASM1

Mau lihat Thompson M1A1 era modern? Kalau iya, maka kalian harus pakai ASM1. Sebagai sebuah SMG, ASM1 hadir tanpa malu-malu mendominasi seluruh kelas SMG dengan fire ratenya yang kurang ajar. Kenapa kurang ajar? Karena ASM1 sanggup menyalak 1000 RPM di awal tembakkan, dan terus melorot hingga ke angka 795-an. Bisa dibilang, 3 peluru awal yang dilontarkan ASM1, adalah peluru paling cepat di game ini. For the sense of “justice”, damage dan penetrasi ASM1 cukup rendah walaupun enggak serendah MP11. Karena damage yang dihasilkan cukup rendah, pasti kalian akan menemukan banyak momen “bajingan kok masih idup” saat memakai ASM1.

ASM1 Rigor

ASM1 Rigor

Pro Tips: ASM1 memiliki recoil yang cukup bikin bengong (kuenceng untuk ukuran SMG). Gunakan front grip, plus varian Rigor untuk mengubah ASM1 jadi senjata laser (recoilless).

  1. EM1

Lovely weapon to hates. Yes, EM1 adalah sistem senjata modern yang tidak eksis di dunia kita ini (setidak sampai artikel ini ditulis). EM1 adalah sebuah senjata futuristik yang menembakkan energy beam berkekuatan tinggi, yang akan membuat Godzilla iri dan menangis di pojokan. Tanpa peluru dan cendrung sangat mudah untuk digunakan, EM1 hampir bisa disandingkan dengan “noobs tube”. Mungkin penyandingan di atas cukup ekstrim, karena sejatinya EM1 enggak mudah-mudah amat untuk dioperasikan. Kenapa enggak mudah? Karena EM1 memiliki damage yang cukup imut dan tidak bisa menembus benda apapun. Jadi ketika berhadapan dengan EM1, sering-seringlah berlindung di balik obyek. Niscaya musuhmu harus berganti sudut untuk menembak.

Just Spray No Pray

Just Spray No Pray

Selain lovely weapon to hates, EM1 juga menyandang julukan “just spray no pray”. Ya, kalian sangat tidak dianjurkan untuk membidik EM1. Selain karena fisik senjatanya yang super besar sehingga menutupi layar, recoil EM1 juga sangat tidak bersahabat ketika dibidik (aim). Kalau kalian tetap ngotot membidik EM1, usahakan kalian melakukannya dalam kondisi tiarap atau jongkok. Atau kalian bakal merasakan goyang dirbble jilid dua, plus laser play ala konser Hatsune Miku.

  1. Bulldog

Baru-baru ini Sledge Hammer melakukan buff gila-gilaan untuk shotgun. Salah satu shotgun yang kena buff cukup parah adalah Bulldog (saat tulisan ini dibuat, ada kemungkinan besar shotgun sudah kembali di nerf). Tapi kenapa gue memilih Bulldog ketimbang Tac-19 Energy Shotgun? Jawabannya adalah, karena rate of fire Bulldog yang enggak manusiawi dan sedikit opini pribadi di sana dan di sini. Boleh dong tulisan seperti ini mencantumkan sedikit opini pribadi gue.

Bulldog Mancy

Bulldog Mancy

Bulldog, shotgun mengerikan yang salakannya membuat ciut musuh maupun pengunannya. Kenapa bikin ciut musuh? Karena shotgun yang satu ini mampu menghabiskan 6 peluru dalam hitungan detik. Kenapa membuat citu penggunanya? Karena kalian harus cepet-cepet reload saat 6 peluru tersebut habis, sedangkan reload time Bulldog cukup lama. Saking lamanya, kalian bisa “pup” sambil minum kopi plus baca koran pagi ketika mereload Bulldog (lebay). Sebenernya reload time Bulldog itu paling cepet di kelas shotgun, tapi berhubung ngabisin pelurunya lebih cepet lagi, seorang pemakai Bulldog pasti sering banget mengalami masa-masa “reload anjer! Ya Tuhan, reloaddddd lagi!”.

  1. AK-12

Inilah mata badai di Call of Duty: Advance Warfare. Classy AR with great punch per bullet. Dengan damage 48-25, medium recoil dan bentuk pisir yang kecil. AK-12 adalah sebuah AR yang mematikan sekaligus bisa diandalkan. Sebagai senjata yang bisa digunakan dari level 1, AK-12 memiliki status yang cukup baik dan jarang diotak-atik oleh Sledge Hammer.

AK12

AK12 Gold Cammo

Sebagai Classy AR, AK-12 sangat bisa diandalkan di segala kondisi. Mau perang jarak jauh, ayo! Jarang menengah, ayo! Jarak dekat juga bisa. Satu-satunya kerikil yang merintangi para operator AK-12 adalah, spreadnya yang kacau ketika tidak dibidik. Menembakkan AK-12 tanpa dibidik (aim), merupakan mimpi buruk jangka pendek yang membuat gue tidak bisa tidur semalaman. Buangsat, 30 peluru gue sembur semua gak ada yang kena satupun. Ya, kira-kira itulah makian yang sering gue keluarkan ketika menggunakan AK-12 tanpa dibidik (aim). Pada intinya, AK-12 adalah sebuah AR yang sebaiknya digunakan sambil aim. Bila tidak, kalian akan berhadapan dengan kondisi “just spray and please hit the target! Please….!!!”

Pro Tips: Hindari menggunakan optical sights jarak pendek atau menengah. Pisir AK-12 sangat bersahabat sehingga sebaiknya kalian mengisi slot tersebut dengan weapon attachment yang lain seperti misalnya, front grip, extra ammo dan silencer. Ya, silencer! Karena gentleman selalu membunuh musuh tanpa terlihat di peta.

Advertisements
This entry was published on March 4, 2015 at 11:49 pm. It’s filed under Game and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: